Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

Pesisir

Mendengarkan nyanyian laut, Aku sadar bahwa yang sepatutnya menjadi teladan adalah karang yang dengan tabah mendengar semua rintihan ngin, yang tak pernah marah  ribuan kali sehari dihantam ombak, yang mau melayani kapan pun burung camar ingin bersanding, yang rela menunggu matahari kembali sejak senja tiba, semua hal, yang perlu kita miliki sebelum akhirnya memutuskan untuk mencinta. 27/08/2016 Siang Remang

Setelah Hujan Ada Keindahan

Saat pelangi memudar, dan  akan lenyap sepenuhnya. Dan kita dihadapkan dengan simpangan jalan, menikmati pelangi sampai ia tidak lagi warna-warni, /// mencari hujan lain, sambil berharap bahwa setelah hujan akan ada lain pelangi, lagi. perlu dialektika, atau sekedar logika? sekedar kepala, atau perlu dada? Apa selesai hujan mesti pelangi? atau hanya sekedar hujan, lalu pergi. 25/02/2017   Siang Remang

Pesan:

Malam menjelang, senja makin pudar. Bak ilalang, semakin habis digerus angin. Tapi senja, tolong tahan jingga mu sebentar lagi. Izinkan aku menyampaikan sajak yang sudah ku siapkan sedari dini hari tadi. Hanya sepersekian detik. Agar saat jinggamu sudah hilang, aku bisa menghitung bintang dan akhirnya bertemu betelgeuse. Tanpa perlu berpikir, bagaimana senja bersama matahari-nya. 22/12/2016   Siang Remang
Gambar
Gambar
Gambar
Gambar

Prolog

Rendahkan ekspektasi! Jangan ada lagi hati yang berharap. sebuah laman untuk merekam percakapan antara akal dan hati. Sungguh wiji atau sapardi lebih patut mendapat puji. Selamat tersesat.
Gambar

Danke, Nacht

Terima kasih malam, telah menunjukan gelap tak selamanya. Terima kasih malam, telah mengajarkan bersabar menunggu pagi. Terima kasih malam, telah menunjukan bintang indah saat gelap. Terima kasih malam, telah membiarkan kami beristirahat di sisa hari ini. Terima kasih malam, telah mengajarkan tidak bisa selamanya bersama, meski kita ingin. Terima kasih, Malam. Sampai jumpa, Malam. 10/03/2016   Siang Remang

Lepas II

Pergilah, cari sebanyak-banyaknya hati untuk sementara kau singgahi. Pergilah, cari hati paling jauh yang bisa sementara kau singgahi. Untuk ku , kalau dirimu memang ada di garis tanganku, hati ku lah rumah singgah terakhirmu. Untuk mu , Jika nanti hatimu terluka oleh jerat khianat, atau lelah tak kunjung mendapat tempat. Pulang. Dan kau akan temukan hatiku yang tak pernah terkunci. Yang akan selalu senang menyambutmu kembali. 18/02/2017   Siang Remang

Lepas I

Pergilah, cari sebanyak-banyak nya hati untuk sementara kau singgahi. Pergilah, cari hati paling jauh yang bisa sementara kau singgahi. Karena aku yakin, kalau dirimu memang ada di garis tangan ku, hati-ku lah rumah singgah terakhir mu. Karena, sejauh-jauhnya matahari berangkat ke ufuk timur, ia akan kembali pulang ke ufuk barat berapa pun jauhnya. Dan senja akan tetap indah pada akhirnya. 30/06/2016   Siang Remang