Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2015

Bulan

Akhirnya ia sadar Bahwa seberapa keras pun ia berusaha menggapainya Bulan itu tetap jauh di sana Sementara tangannya tak seberapa tinggi dari tanah, Tempat ia menapakan kaki Untuk melanjutkan sisa hidupnya Yang sebagian besarnya diisi penyesalan Karena terlalu yakin Bulan itu bisa diraih dengan mudahnya Dan akhirnya ia berbisik Kepada malam dan berpesan untuk menyampaikan Kepada siapa pun yang memandanginya Bahwa Bulan itu akan tetap indah pada tempatnya Dan tidak akan beranjak Hingga pemiliknya berkehendak 03/11/2015   Siang Remang

Malang

Ia menyerah pada siang Harapannya merekah untuk malam Dia berdoa bintang akan bertaburan Tak ada awan gaduh yang akan merusaknya Sambil berharap malam segera datang Dia berdoa matahari segera tenggelam Membawa Siang dan meninggalkan Dia bersama malamnya Sambil menyeru senja agar segera tiba Apa daya, siang belum mau hilang Dan senja tak kunjung datang Bagaimana malamnya? 16/10/2015   Siang Remang